dear god

Get Free Music at BlogRion
Get Free Music BlogRion

Free Music at BlogRion

Selamat Datang

"Selamat Datang" di BLOG nya Anak MIPA

Senin, 20 Juli 2020

Sistem Persamaan Linier dua Variabel

Pengertian persamaan linear dua variabel

Persamaan linear dua variabel di dalam matematika sanggup didefinisikan s ebagai sebuah persamaan dimana di dalamnya terkandung dua buah variabel yang derajat dari tiap-tiap variabel yang ada di dalamnya asalah satu. Bentuk umum dari persamaan linear dua variabel yaitu ax + by = c. Pada bentuk tersebut, x dan y disebut sebagai variabel.

Sistem persamaan linear dua variabel

Sistem persamaan linear dua variabel sanggup didefinisikan sebagai dua buah persamaan linear yang mempunyai dua variabel dimana diantara keduanya ada keterkaitan dan mempunyai konsep penyelesaian yang sama. Bentuk umum dari sistem ini adalah:
ax + by = c
px + qy = r
Dimana x dan y disebut sebagai variabel, a,b,p, dan q disebut sebagai koefisien. Sedangkan c dan r disebut dengan konstanta.
Persamaan-persamaan linear dua variabel sanggup diselesaikan dengan dua buah cara yaitu metode subtitusi dan metode eliminasi. Mari kita simak pembahasan mengenai kedua buah metode tersebut.

Metode substitusi

Konsep dasar dari metode substitusi yaitu mengganti sebuah variabel dengan memakai persamaan yang lain. Sebagai pola untuk menuntaskan persamaan x+3y = 9 dan 3x-y= 4 maka cara menjawabnya adalah:
Pertama kita ubah terlebih dahulu persamaan yang pertama dari x+3y=9 menjadi x=9-3y
Lalu persamaan tersebut kita masukkan ke dalam persamaan yang kedua 3x-y = 4 maka persamaannya menjadi:
2(9 - 3y)-y = 4
18-6y-y = 4
18-7y = 4
-7y = 4 -18
-7y = -14
7y = 14
Y = 14/7
Y = 2
Kita sudah menemukan nilai y = 2 mari kita masukkan kedalam salah satu persamaan tersebut.
2x-y = 4
2x-2 = 4
2x = 4+2
2x = 6
X = 6/2
X = 3
Maka penyelesaian dari sistem persamaan di atas yaitu x = 3 dan y = 2
Maka himpunan penyelesaianya yaitu : HP = {3, 2}

Metode Eliminasi

Konsep dasar pada metode eliminasi yaitu dengan menghilangkan salah satu variabel yang ada di dalam persamaan, variabel x atau y. Sebagai contoh, untuk menuntaskan persamaan 2x+y=5 dan 3x-2y=4
Cara menjawabnya yaitu dengan mengeliminasi salah satu variabel, contohnya kita ingin menghilangkan variabel x (lihat jumlah x pada persamaan 1 dan 2, perbandingannya yaitu 2:3 maka perkalian yang dipakai yaitu 2 dan 3):
2x +    y = 5 |x3| -> 6x + 3y  = 15
3x -  2y  = 4 |x2| -> 6x - 4y  =   8    -
                                     7y   = 7
                                      y   = 1
                                             
Masukkan nilai y = 3 kedalam salah satu persamaan yang ada. Misalnya:
2x + y   = 5
2x + 1   = 5
      2x  = 5-1
      2x  = 4
       x   =  2
Maka penyelesaian simpulan dari sistem persamaan tersebut yaitu x = 2 dan y = 1.
 Dapat disimpulkan bahwa Himpunan penyelesaiannya yaitu : HP = {2,1}

Sumber : https://matematikamudah10.blogspot.com/2019/05/sistem-persamaan-linear-dua-variabel_9.html

Gerak Lurus

Gerak Lurus

Setiap hari kamu berangkat dari rumah ke sekolah kemudian kembali lagi ke rumah.

Misalnya jika diukur jarak rumah ke sekolah 2 km, maka jarak tempuh yang kamu lakukan setiap hari adalah 4 km.

Namun perpindahan yang kamu lakukan bernilai nol km. Mengapa demikian? Ada perbedaan makna antara jarak dan perpindahan.

Jarak merupakan panjang lintasan yang ditempuh dengan memperhitungkan posisi awal dan akhir benda, atau dengan kata lain perpindahan merupakan jarak lurus resultan dari posisi awal sampai posisi akhir.

Sekarang pikirkan perjalanan saat kamu pergi dari rumah ke sekolah. Apakah kendaraan yang kamu tumpangi melaju dengan kecepatan tetap?

Bagaimana kamu dapat mengukur besar kecepatan kendaraan yang kamu tumpangi? Perhatikan gambar di atas!

Pada gambar tersebut seorang atlet yang bergerak lurus beraturan mampu menempuh jarak 30 meter dalam waktu 6 sekon.

Dengan kata lain, atlet mampun menempuh jarak 5 meter setiap sekonnya. Kemampuan atlet dalam menempuh jarak (s) tertentu setiap sekonnya (t) disebut sebagai kelajuan atau secara matematis dapat ditulis:


Tahukah kamu bagaimana cara mengukur kelajuan kendaraan bermotor? Apakah benar dengan menggunakan spedomoter?

Ternyata, spedometer yang ada di kendaraan tidak mengukur keceptan gerak, tetapi mengukur kelajuan. Perhatikan gambar di bawah ini!

Angkat yang ditunjukkan pada speedometer selalu berubah-ubah. Hal ini menunjukkan kelajuan sesaat mobil yang sedang bergerak.

Berdasarkan pernyataan tersebut, dapatkah kamu definisikan apa yang dimaksud dengan kelajuan sesaat?

Berdasarkan gambar diatas, dapatkah kam menentukan kelajuan sesaat mobil pada saat 2 sekon, 4 sekon, dan 8 sekon?

Pada mobil tertentu, biasanya dilengkapi oleh alat yang disebut dengan GPS untuk menginformasikan posisi, kecepatan, arah, dan waktu secara akurat.

Perhatikan gambar dibawah ini. Pada gambar tersebut terlihat bahwa GPS mobil melaju dengan kelajuan yang tetap, yaitu 20 m/s atau 72 km/jam. Tahukah kamu apa artinya?

Jika kelajuan mengukur jarak tempuh, maka kecepatan mengukur perpindahan (Δs, dengan Δ adalah perubahan/selisih) gerak benda tiap satuan waktu (t).

Meskipun kelajuan dan kecepatan memiliki definisi konsep yang berbeda, namun gerak Lurus Beraturan (GLB) besar kecepatan dan kelajuan memiliki nilai, simbol (v), serta satuan yang sama (m/s).

Saat melakukan perjalanan dari rumah ke sekolah, kendaraan yang kamu tumpangi akan bergerak dengan kecepatan yang berubah-ubah tiap waktu. Perhatikan gambar berikut.

Gambar di atas menunjukkan mobil yang sedang bergerak menjauhi lampu lalu lintas akan dipercepat, sedangkan saat mendekati lampu lalu lintas akan diperlambat.

Percepatan atau perlambatan mobil tersebut dengan mudah dapat diamati dari adanya perubahan besar kelajuan mobil yang ditunjukkan oleh jarum speedometer atau angka yang muncul pada GPS.

Secara matematis, percepatan dapat dirumuskan sebagai berikut.



















Sumber : http://geograpik.blogspot.com/2020/05/ipa-viii-bab-1-gerak-benda-dan-makhluk.html


Kamis, 19 Maret 2020

Prediksi Soal UN IPA SMP Beserta Jawabannya

Berikut adalah beberapa soal tentang IPA yang mungkin saja keluar pada saat UN nanti :

1. Gelombang merambat pada tali. Dalam waktu 15 sekon terbentuk 30 bukit dan 30 Iembah gelombang. Jika jarak antara dua dasar gelombang terdekat
ketiga 60 cm, cepat rambat gelombang tersebut ialah ….
A. 150 cm/s
B. 120 c m/s
C. 90 cm/s
D. 60 cm/s
2. Tiga gaya masing-masing 60 N ke selata n,40 N ke utara dan 80 ke selatan.
Ketiga gaya bekerja pada sebuah benda. Jika usaha bersama ketiga gaya terhadap benda adalah sebesar 720 J, jarak
perpindahan benda dari posisi awaI
adalah ….
A. 4 m kearahselatan
B. 7,2 m kearahselatan
C. I m kearahutara
D. 9 m kebrahselatan
3.Bunyi garputala dengan frekuensi400 Hz merambat di udara dengan kecepatan 336 m/s. Kolom udara yng daPat
beresonansi terhadap bunyi garputala adalah ….
A. 21 cm
B. 42cm ‘
C. 84 cm
D. 168 cm
4.Benda terletak dari Iensa cembung sejauh 15 cm. Terbentuk bayangan nyata dengan perbesaran 2 kali dari bendanya. Jika benda digeser 6 cm
menjauhi lensd, bayangan baru yang terbentuk bersifat ….
A. nayata, terbalik,,sama besar
B. nayata, terba Iik, d iperkecil
C. maya, tegak, diperbesar
D. nayata, terbalik; diperbesar
5. Perhatikan gambar pengukuran dengan alat berikut!
Alat Ukur
Alat Ukur
Massa beban X ialah ….
A. 300 g
B. 350 g
C. 400 g
D. 450 g
6. Alkohol pada suhu normal dipindahkan dari mangkok ke tabung. Yang terjadi terhadap
alkohol bentuknya …
A. mirip mangkok dan volum tetap karena gaya tarik antar molekul sangat lernah
B. mirip tabung dan volum sama dengan tabung karena gaya tarik antar frolekul kuat
C. mangkok dan volum sama dengan tabung karena gaya tarik antar ntolekul kuat
D. bentuk mirip tabung dan volum tetap karena gaya tarik antar molekuI agak kuat
7. Sebuah batu dengan massa 4 kg jatuh dari ketinggian 15 m dari tanah. Jika percepatan gravitasi
1 0 m/s2, energi kinetik batu pada saat sampai di tanah ….
A. 6OJ
B. 150J
c. 400 J
D. 600 J
8. Perhatikan gambar tuas berikut!
Tuas
Tuas
Tali penggantung digeser 10 cm menjauhi beban. Jika posisi kuasa tetap, agar tuas
tetap seimbang maka kuasa diperbesar menjadi . . ..
A. 200 N
B. 160 N
c. 150 N
D. 120 N
9. Sepotong logam Z bersuhu 250C dimasukkan ke dalam 400 g air bersuhu 350C. Suhu campuran menjadi 320C. Jika kalor jenis air 4200 J/kg0C,
dan kalor jenis logam Z 900 J/kg oC, berapakah massa logam Z?
A. 900 gram
B. 800 gram
C. 600 gram
D. 400 gram
10. Perhatikan beberapa sifat benda berikut!
1) Gula mudah larut dalam air
2) Besi mudah berkarat.
3) Minyak tanah mudah terbakar
4) Lilin dapat melebur
Yang termasuk sifat kimia ialah ….
A. 1) Dan 2)
B. 1) dan 3)
C. 2) dan 3)
D. 3) dan 4)
11. Seseorang menelpon temannya dari kota A yang waktu lokalnya menunjukan pukul 09.00 kepada ternannya di kota B. Kota A berada pada posisi 105088-501S. Pada saat yang sama kota B menunjukkan waktu
lokal pukul 14,40. Kota B berada pada koordinat ….
A. 60088-1001U
B. 20088-1001U
c. 3508T-1001U
D. 850BT-1001U
12. Urutan cara pembuatan air bersih yang berasal dari air laut adalah ….
A. penguapan -) kristalisasi
B. evaporasi -+ kondensasi
C. filtrasi -+ kristalisasi
D. evaporasi -+ destilasi
13. Perhatikan komposisi makanan kemasan berikut:
Jagung, minyak nabati, gula, keju bubuk,
mononatriurn glutamat, lesitin kedelai, natrium
bikarbonat, kuning FCF Cl 15985 dan kurkumin
Cl 75300, asam sorbat.
Bahan kimia yang bila dikomsumsi dalam waktu Iama mebahayakan bagi tubuh adalah…
A. mononatrium kedela i
B. mononatrium glutamat dan asam sorbat
C. natrium bikarbonat dan lesitin kedelai
D. asam sorbat dan keju bubuk
14. Ciri fisik korban ketergantungan zat adiktif
dan psikotropika pengguna shabu-shabu adalah . . ..
A. selera makan menurun
B. bersikap labil
C. mudah terinfeksi
D. prestasi belajar menurun
15. Jaringan pada hewan yang tersusun atas:
matriks, fibroblas, rnakrofag, sel lemok, dan sel plasma adalah ….
A. epitel
B. ikat
C. Iemak
D. syaraf
16. Ciri-ciri pembuluh darah dari jantung menuju ke paru-paru adalah ….
A. elastis, trtengandung 02
B. tidak elastis, ffiengandung 02
C. elastis, mengandung CO2
D. tidak elastis, ffiengandung CO2
17.Cacing Planaria melakukan
perkembangbiakka n/reproduksi aseksual dengan cara ….
A. pembelahan biner
B. pembentukan tunas
C. fragmentasi
D. partenogenesis
18. Perhatikan daftar berikut:
l. Fusarum sp
2. Rhizobium sp
3. Chlorella sp
4. Spirulina sp,
Jamur dan rumput laut yang menjadi sumber
makanan kelompok protein sel tunggal (PST) adalah ….
A. 1 ,2, dan 3
B. 1 ,3, dan 4
C. 2 ,3, dan 4
D. 3 ,4, dan 1
19. Seorang siswa melakukan pengamatan mikroorganisme dengan mikroskop di laboratorium lPA, bayangan gambar sudah didapatkan namun belum fokus dan jelas.
Upaya untuk mendapatkan gambar yang fokus dan jelas adalah ….
A. mernutar makrometer
B. memutar mikrometer
C. mengatur cermi
D. mengatur diafragma
20. lntera ksi a nta ra ru m put a la ng-a Ia ng
dengan tanaman kacang tanah merupakan sim biosis ….
A. parasitisme
B. komensalisme
C. mutualisme
D. alelopati

Kunci Jawabannya

1. B      11.  B
2. B      12.  B
3. A      13.  B
4. B      14.  C
5. C      15.  C
6. D      16.  C
7. D      17.  C
8. C      18.  B
9.  B     19.  B
10. C    20.  A

Sumber : https://rumus.co.id/prediksi-soal-un-ipa-smp/

Jumat, 14 Februari 2020

Sifat Fisika dan Sifat Kimia Zat

Sifat Fisika Dan Kimia – Pengertian, Perbedaan, Ciri, Pemanfaatan – Sifat adalah keadaan yang mencirikan suatu zat atau materi. Setiap zat atau materi memiliki sifat fisika dan sifat kimia.
sifat-fisika-dan-kimia

Sifat Fisika

Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru. Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat fisika tersebut :

  • Sifat Fisika Yang Terlihat
Sifat ini dapat diamati dari:
  1. Wujud zat : padat, cair, dan gas
  2. Kekerasan zat : keras atau lunak
  3. Warna zat : hitam, putih, merah, kuning, dan berbagai warna lainnya
  4. Bau zat : harum, anyir, busuk, dan sebagainya
  5. Bentuk : bulat, bundar, persegi, segitiga, empat persegi panjang, balok, kubus, dan sebagainya.
  6. Tetapan fisika : massa jenis, titik lebur, titik uap, titik beku, titik didih, indeks bias, dan sebagainya.




Sifat Perubahan Fisika

Sifat ini dapat dilakukan dengan cara;
  1. Melarutkan zat : mudah larut di air atau tidak
  2. Mengalirkan arus listrik : dapat mengalirkan arus listrik atau tidak
  3. Mengalirkan panas : dapat mengalirkan panas atau tidak
  4. Menguapkan : mudah menguap atau tidak
  5. Mendekatkan ke magnet: dapat ditarik magnet atau tidak
  6. dan berbagai kegiatan fisika lainnya.
Berikut ini contoh sifat fisika:
contoh-sifat-fisika

  • Wujud Zat
Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Zat tersebut dapat berubah dari satu wujud ke wujud lain. Beberapa peristiwa perubahan yang kita kenal, yaitu : menguap, mengembun, mencair, membeku, meyublim, dan mengkristal.

  • Warna
Setiap benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, susu berwarna putih, karbon berwarna hitam, paku berwarna kelabu pudar dan lain–lain.



  • Kelarutan
Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat terlarut. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.

  • Daya hantar listrik
Daya hantar listrik merupakan sifat fisika. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Benda logam pada umumnya dapat menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya. Misal, tembaga dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu dapat menyala.

  • Kemagnetan
Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.

  • Titik Didih
Titik didih merupakan suhu ketika suatu zat mendidih.
  • Titik Leleh
Titik leleh merupakan suhu ketika zat padat berubah menjadi zat cair.

  • Sifat Fisika Metana:
  1. Rumus molekul : CH4
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 16,04 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,415-164
  5. Titik leleh : -182,6◦C
  6. Titik didih : -161,4◦C


  • Sifat Fisika Etana:
  1. Rumus molekul : CH3CH3
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 30,07 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,546-88
  5. Densitas (25◦C) : 0,315 gram/ml
  6. Titik leleh : -172◦C
  7. Titik didih : -88,6◦C
  8. Tempertur kritis : 32,1◦C
  9. Tekanan kritis : 48,8 atm

  • Sifat Fisika Propana:
  1. Rumus molekul : CH3CH2CH3
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 44,10 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,585-45/4
  5. Titik leleh : -187,1◦C
  6. Titik didih : -42,2◦C

  • Sifat Fisika Butana:
  1. Rumus molekul : CH3CH2CH2CH3
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 58,12 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,60◦
  5. Titik leleh : -135◦C
  6. Titik didih : -0,6◦C

  • Sifat Fisika Hidrogen:
  1. Rumus molekul : H2
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 2,02 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,0709-252,70
  5. Titik leleh : -259,1◦C
  6. Titik didih : -252,7◦C
  7. Temperatur kritis : -239.9◦C
  8. Tekanan kritis : 12,8 atm

  • Sifat Fisika Etilen:
  1. Rumus molekul : CH2CH2
  2. Wujud : Gas
  3. Berat molekul : 28,05 gram/mol
  4. Spesifik gravity : 0,57-102/4
  5. Titik leleh : -169◦C
  6. Titik didih : -103,9◦C
  7. Temperatur kritis : 9,7◦C
  8. Tekanan kritis : 50,5 atm




Sifat Kimia

Sifat kimia adalah perubahan yang dialami suatu benda yang membentuk zat baru. Ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru. Contoh sifat kimia antara lain mudah terbakar, mudah busuk, mudah meledak , beracun, dan berkarat (korosif). Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat kimia :

  • Mudah terbakar
Bensin termasuk zat yang mudah terbakar. Sehingga, di stasiun pengisian bahan bakar terdapat larangan “DILARANG MEROKOK“. Dengan mengetahui sifat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, kita akan dapat menggunakannya secara aman.

  • Mudah busuk
Akibat terjadi reaksi kimia dalam suatu makanan atau minuman, dapat mengakibatkan makanan dan minuman tersebut membusuk dan berubah rasa menjadi asam. Misal, nasi yang dibiarkan berhari–hari bereaksi dengan udara menjadi basi, susu yang berubah rasa menjadi asam.

  • Berkarat
Reaksi antara logam dan oksigen dapat mengakibatkan benda tersebut berkarat. Logam, seperti : besi dan seng memiliki sifat mudah berkarat.

  • Mudah meledak
Interaksi zat dengan oksigen di alam ada yang mempunyai sifat mudah meledak, seperti : magnesium, uranium dan natrium.

  • Racun
Terdapat beberapa zat yang memiliki sifat kimia beracun, antara lain: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida dan rodentisida. Zat beracun tersebut digunakan manusia untuk membasmi hama, baik serangga maupun tikus.

Sifat Kimia dengan Pembakaran

Zat dibakar, sehingga diketahui zat itu mudah terbakar, sulit, atau tidak dapat dibakar. Besi, baja, garam, dan air secara kimia tidak dapat terbakar.




Sifat Reaksi Kimia

Suatu zat direaksikan atau dicampur dengan zat lain, sehingga diketahui menghasilkan zat baru, endapan, perubahan suhu, atau perubahan warna. Besi diberi cuka dan udara akan menjadi keropos dan timbul karat. Karbon dioksida diberi air kapur, maka air kapur menjadi keruh karena ada endapan kapur.

Contoh  Sifat Kimia Zat
Contoh-Sifat-Kimia
  • Sifat Kimia dari Atomnya
Setiap zat terdiri dari unsur dan setiap unsur memiliki atom. Semua atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Besi misalnya memiliki nomor atom 26 dan nomor massa 55.

Sifat Fisika Dan KimiaLogam atau metal “metalion” ialah sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion “kation” dan memiliki ikatan logam dan kadangkiala dikatakan mirip dengan kation pada awan elektron.
Penjelasan Sifat Fisika Dan Kimia Pada Logam
Logam ialah salah satu dari 3 kelompok unsur yang dibedakan oleh sifat ionisasi dan ikatan, bersama dengan metaloid dan non logam. Walaupun unsur logam lebih sedikit di alam dibandingkan dengan unsur non logam, tetapi logam banyak terdapat dalam tabel periodik. Beberapa unsur logam yang terkenal ialah aluminium, tembaga, emas, besi, timah, perak, titanium, uranium dan zinc.



Sifat Fisika Dan Kimia Pada Logam

Untuk lebih jelasnya dari masing-masing sifat tersebut simak saja uraian dibawah ini.

  • Sifat Fisika pada Logam
Sifat fisika dalam logam, misalnya konduktivitas listrik, konduktivitas ternal, sifat luster dan massa jenis. Dalam hal ini, logam yang memiliki massa jenis, tingkat kekerasan dan titik lebur yang rendah, biasanya bersifat sangat reaktif. Jumlah elektron bebas yang tinggi di segala bentuk logam padat menyebabkan logam tidak pernah terlihat transparan. Contoh: logam alkali dan logam alkali tanah.

Mayoritas logam memiliki massa jenis yang lebih tinggi dari pada non logam. Meski begitu, variasi massa jenis ini perbedaannya sangat besar, mulai dari lithium sebagai logam dengan massa jenis paling kecil, sampai dengan somium sebagai logam dengan massa jenis paling besar.

  • Sifat Kimia pada Logam
Logam biasanya cenderung untuk membentuk kation dengan menghilangkan elektronnya kemudian bereaksi dengan oksigen di udara untuk membentuk oksida basa.

  • Contoh:
  1. 4 Na + O2 >>>> 2 Na2O (natrium oksida)
  2. 2 Ca + O2 >>>> 2 CaO (kalsium oksida)
  3. 4Al + 3 O2 >>>> 2Al2O3 (aluminium oksida)
Logam-logam transisi seperti besi, tembaga, seng dan nikel, membutuhkan waktu lebih lama untuk teroksidasi. Logam lainnya, seperti palladium, platinum dan emas, tidak bereaksi dengan udara sama sekali. Beberapa logam seperti aluminium, magnesium beberapa macam baja, dan titanium, memiliki semacam “pelindung” di bagian paling luarnya, sehingga tidak dapat dimasuki oleh molekul oksigen. Proses pengecatan, anodisasi “plating” pada logam biasanya merupakan langkah-langkah terbaik untuk mencegah korosi.




Pemanfaatan Logam

Pada umumnya, logam bermanfaat bagi manusia, karena penggunaannya di bidang industri, pertanian dan kedokteraan. Contoh: merkuri yang digunakan dalam proses klor alkali. Proses klor alkali merupakan proses elektrolisis yang berperan penting dalam industri manufaktur dan pemurnian zat kimia. Beberapa zat kimia yang dapat diperoleh dengan proses elektrolisis ialah natrium, kalsium, magnesium, aluminium, tembaga, seng, perak, hidrogen, klor, fluor, natrium hidroksida, kalium bikromat dan kalium permanganat. Yang dalam proses elektrolisis larutan natrium klorida tersebut merupakan proses klor alkali.

Sementara itu, elektrolisis larutan NaCI menghasilkan natrium hidroksidadi katode “kurub positif” dan gas klor di anode “kutub negatif”. Pada industri angkasa luar dan profesi kedokteraan dibutuhkan bahan yang kuat, tahan karat dan bersifat noniritin, seperti aloi titanium. Sebagian jenis logam merupakan unsur penting karena dibutuhkan dalam berbagai fungsi bio-kimiawi. Pada zaman dahulu, logam tertentu, seperti tembaga, besi dan timah digunakan untuk membuat peralatan, perlengkapan mesin dan senjata.

Lalu, ada pula jenis logam mulia yang secara umum biasa dijadikan perhiasan, antara lain emas, perak, tembaga dan platina. Logam-logam tersebut memiliki warna yang bagus, tahan karat, lunak dan terdapat dalam jumlah yang sedikit di alam. Emas dan perak memiliki sifat penghantar listrik yang sangat baik sehingga banyak dipakai untuk melapisi konektor-konektor pada perangkat elektronik.

Sumber : https://www.dosenpendidikan.co.id/sifat-fisika-dan-kimia/